Minggu, 09 Oktober 2011

Humor: Gus Dur dan 10 Ekor Anjingnya

Waktu belajar di Irak, Gus Dur bersepuluh temannya yang berasal dari Indonesia menyewa sebuah rumah besar. Untuk menghemat biaya, mereka juga bergiliran memasak, dan ketika tiba giliran Gus Dur untuk memasak menu yang disajikan selalu istimewa berupa sup kepala ikan.

Gus Dur mendapatkan kepala ikan itu dari sebuah kafe di tepi sungai Tigris, tempat dimana Gus Dur biasa menghabiskan waktu untuk berdiskusi dengan para cerdik pandai di Irak. Gus Dur melihat di kafe itu kepala ikan dibuang atau djadikan makanan anjing. Gus Dur pun memita kepala ikan itu untuk dibawa pulang.  

Suatu ketika duta besar indonesia di Irak ketika itu hendak berkujung ke asrama para mahasiswa. Mereka pun berunding tentang makanan yang hendak disajikan, dan salah satu menu yang disepakati adalah makanan yang biasa dimasak oleh Gus Dur, yakni sup kepala ikan. Seorang mahasiswa bertanya kepada Gus Dur, 

"Gus, di mana kamu mendapakan kepala ikan itu?"

Gus Dur menyebut kafe tempat dia mendapatkan kepala ikan itu. Mahasiswa itu pun pergi ke kafe yang ditunjukkan oleh Gus Dur. Sesampainya di sana mahasiswa bilang kepada pemilik kafe,

"Pak minta 10 biji kepala ikan," kata mahasiwa kepada pemilik kafe.
Pemilik kafe pun bilang, "Oh iya, mana temanmu itu? Ia biasanya meminta kepala ikan untuk memberi makan 10 ekor anjingnya."



"Haah?!" ujar mahasiswa kaget, dalam hatinya ia terkejut bagai disambar geledek tak mengira Gus Dur akan memberlakukan teman-temannya seperti anjing untuk mendapatkan makanan itu secara cuma-cuma!

Sumber: Biografi Gus Dur

Tidak ada komentar:

Setetes Makna

Tanpa keberanian, engkau hanyalah ternak...

-- Pramoedya Ananta Toer