Minggu, 09 Oktober 2011

Wali dari Gunung Pring: Kiai Haji Nahrowi Dalhar



Kiai Haji Nahrowi Dalhar atau Mbah Dalhar dikenal sebagai ulama yang mumpuni. Belum lama ini sosok Kiai Ahmad Abdul Haq meninggal dunia. Kiai kharismatik ini adalah putra dari kiai Dalhar yang juga dikenal sebagai salah satu wali
yang masyhur di tanah Jawa. Mbah Dalhar begitu panggilan akrabnya adalah mursyid tarekat Syadziliyah dan dikenal sebagai seorang yang wara’ dan menjadi teladan masyarakat.
Kiai Haji Dalhar , Watucongol, Magelang dikenal sebagai salah satu guru para ulama. Kharisma dan ketinggian ilmunya menjadikan rujukan umat Islam untuk menimba ilmu. Mbah Dalhar , begitu panggilan akrabnya adalah sosok yang disegani sekaligus panutan umat Islam, terutama di Jawa Tengah. Salah satu mursyid tarekat Syadziliyah ini dikenal juga menelorkan banyak ulama yang mumpuni.

Al-Junaid

Dalam kitab Tadzkiratul Auliya, Syeikh Fariduddin ‘Aththar menjelaskan, bahwa Syeikh Abul Qasim Al-Junayd ibnu Muhammad al-Zujaj (Junayd al-Baghdadi) adalah putera dari seorang pedagang barang pecah belah (kaca) dari Nahawand dan keponakan Sarri as-Saqathi, Ia juga dekat dengan Al-Muhasibi. Beliau lahir dan besar di Irak.
Abul Qasim Al-Junayd merupakan tokoh paling terkemuka dari mazhab Tasawuf, bahkan kelak beliau mendapat gelar sebagai Sayyidush Shufiyah (Pangeran Kaum Sufi).
Ia memerinci sebuah doktrin teosofikal yang menentukan seluruh rangkaian latihan sufisme ortodoks dalam Islam.
Ia menjelaskan teori-teorinya dalam pengajaran-pengajarannya, serta dalam serangkaian suratnya yang hingga kini masih ada, yang ditujukan kepada sejumlah tokoh pada masanya.
Abul Qasim Al-Junayd merupakan pemimpin sebuah mazhab yang besar dan berpengaruh. Beliau juga dikenal sebagai seorang mufti dalam mazhab Abu Tsaur, murid Imam Syafi’i.
Al-Junayd wafat di Baghdad pada hari Sabtu tahun 297H/910M.

"Soft Power" dan Jejak Bush

Oleh I. Fahmi Panimbang  

Sejak beberapa hari lalu kita diriuhkan oleh wacana pro dan kontra terhadap kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) George W Bush ke Istana Bogor(20/11). Meski hanya dalam hitungan jam, kedatangan Bush tersebut telah menyedot tenaga, waktu, pikiran, biaya, hingga kerugian yang tidak sedikit.

Pemerintah kita pun berupaya menegaskan bahwa lawatan Bush itu terutama untuk membicarakan isu-isu yang berkaitan dengan soft power (kuasa lunak) antara AS dan Indonesia yang akan menguntungkan kedua belah pihak. Ironisnya, frasa soft power yang sebetulnya serupa dengan "hegemoni" itu kerap diucapkan beberapa pejabat secara terang-terangan.

Puisi Santri Karya Ilham Akbar

kala penyair mengetuk pintu musim baru

kala penyair mengetuk pintu musim baru
jiwa lalang buana
kembali pada bulan dan tulisannya
menimbang kata dan makna
yang berbaris
tanpa merasa bersalah
menguntit perjalanan leluhurnya
yang berdandan rapi, berprasangka baik
kepada matahari, dan bermartabat

Humor: Gus Dur dan 10 Ekor Anjingnya

Waktu belajar di Irak, Gus Dur bersepuluh temannya yang berasal dari Indonesia menyewa sebuah rumah besar. Untuk menghemat biaya, mereka juga bergiliran memasak, dan ketika tiba giliran Gus Dur untuk memasak menu yang disajikan selalu istimewa berupa sup kepala ikan.

Gus Dur mendapatkan kepala ikan itu dari sebuah kafe di tepi sungai Tigris, tempat dimana Gus Dur biasa menghabiskan waktu untuk berdiskusi dengan para cerdik pandai di Irak. Gus Dur melihat di kafe itu kepala ikan dibuang atau djadikan makanan anjing. Gus Dur pun memita kepala ikan itu untuk dibawa pulang.  

Suatu ketika duta besar indonesia di Irak ketika itu hendak berkujung ke asrama para mahasiswa. Mereka pun berunding tentang makanan yang hendak disajikan, dan salah satu menu yang disepakati adalah makanan yang biasa dimasak oleh Gus Dur, yakni sup kepala ikan. Seorang mahasiswa bertanya kepada Gus Dur, 

"Gus, di mana kamu mendapakan kepala ikan itu?"

Grebeg Syawal, Ritual Sedekah Bumi Keraton Yogyakarta



Bagi warga Yogyakarta, perayaan Idul Fitri tak hanya dirayakan dengan acara temu keluarga besar atau saling bermaaf-maafan saja.  Namun,hari besar kemenangan ini dirayakan meriah oleh seluruh masyarakat yang ada di Yogyakarta baik penduduk asli maupun wisatawan dengan upacara tradisional Grebeg Syawal.

Perayaan Grebeg Syawal di Yogyakarta dilaksanakan untuk menyambut 1 Syawal 1432 Hijriah yang bertepatan dengan perayaan Idul Fitri 2011. Grebeg ini merupakan grebeg kedua di tahun ini setelah Grebeg Mulud dilakukan. Grebeg Mulud adalah  peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Prosesi grebeg yang berlangsung pada Rabu (31/8) ini  dilakukan dengan membawa  gunungan berisi hasil bumi dari Keraton Yogyakarta menuju Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.Pengarakan gunungan ini dipimpin oleh Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) H. Yudaningrat diikuti 10 bergodo (pasukan keraton).

NASA Pikat Anak-Anak Lewat Buku

Demi menumbuhkan minat anak-anak pada bidang teknik, matematika, teknologi dan ilmu pengetahuan, badan antariksa Amerika Serikat, NASA bekerjasama dengan penerbit membuat buku-buku bertema fiksi ilmiah. Jajaran buku yang dinamai "NASA Inspired Works of Fiction", akan diterbitkan bersama penerbit Tor-Forge Books. Penulisan buku akan dilakukan secara bersama-sama oleh antariksawan NASA dan penulis yang ditunjuk penerbit.

"Kesepakatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat, demikian halnya bagi kami karena ini adalah cara yang inovatif untuk mengkomunikasikan pencapaian-pencapaian baik di masa lalu maupun masa kini, dan tetap bisa berkonsentrasi pada kebutuhan masa depan," kata Nona Cheeks, direktur bidang Kemitraan Inovatif di Goddard Space Flight Center milik NASA.

Misteri Buah Ajaib Terungkap

Oleh Agung Dwi Cahyadi 
 
Misteri Buah Ajaib Terungkap
Buah ajaib yang bentuknya seperti cranberi memiliki kemampuan untuk mengubah rasa makanan yang asam atau pahit menjadi manis. Misteri bagaimana buah tersebut mampu mengubah rasa telah berhasil dipecahkan ilmuwan baru-baru ini.

Buah ajaib ini merupakan buah dari tanaman Synsepalum dulcificum yang tumbuh secara alami di Afrika Barat. Khasiatnya yang bisa mengubah rasa makanan yang asam atau pahit menjadi manis sudah lama dikenal penduduk setempat. Namun, tim peneliti dari Jepang dan Perancis lah yang baru bisa menjelaskannya secara ilmiah.

Tim tersebut menumbuhkan sel ginjal manusia dalam sebuah cawan yang dirancang untuk memproduksi protein reseptor rasa manis. Mereka kemudian menambahkan bahan kimia yang menyebabkan sel-sel reseptor menyala ketika diaktifkan. Setelah itu miraculin, protein dalam buah ajaib yang berfungsi mengubah rasa menjadi manis, ditambahkan ke dalam cawan. Terakhir, ditambahkanlah beberapa zat yang memiliki tingkat keasaman (pH) berbeda.

Setelah diamati, miraculin ternyata memiliki tiga dampak berbeda pada reseptor. Pada tingkat keasaman rendah, efeknya terhadap reseptor amat kecil. Sementara pada tingkat keasaman sedang, miraculin mendorong reseptor untuk bereaksi. Dan pada tingkat keasaman tinggi reseptor secara otomatis aktif bereaksi.

Menurut para peneliti, perbedaan dampak itu terjadi karena protein miraculin berubah bentuk saat terkena asam. Semakin tinggi tingkat keasamannya, bentuknya akan semakin berubah. Karena protein terikat amat kuat pada reseptor di lidah manusia, perubahan bentuk protein miraculin mengubah cara resptor lidah bereaksi ketika asam masuk ke mulut. Singkatnya, semakin tinggi pH dalam suatu zat, seseorang akan merasakannya menjadi semakin manis.

Hasil riset yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences ini membuka kemungkinan diciptakannya pemanis buatan baru. Setelah cara kerja miraculin terungkap, para peneliti berupaya untuk membuat protein tersebut di laboratorium alih-alih hanya bergantung pada sumbernya di alam. (Sumber: Physorg)
 
nationalgeographic.co.id

Air Bumi Berasal dari Komet


Teori baru menyebutkan, air di Bumi diperkirakan berasal dari komet. Hal ini terungkap setelah, untuk pertama kalinya, peneliti menemukan Komet Hartley 2 memiliki kandungan air yang sama dengan di Bumi. Peneliti mengasumsikan teori baru kemunculan air di Bumi saat menemukan komet ini. Pembentukan planet merupakan proses yang sangat panas, jadi amat sulit untuk air dapat muncul di permukaan. Pendapat ini membuat penciptaan laut pada Bumi masih misteri. Dengan penemuan ini, maka ilmuwan berspekulasi bahwa komet membawa air dan menabrak Bumi saat sudah dingin.

Saat pembentukan, Bumi kering dan berbatu, kemudian komet membawa air yang menutupi sebagian besar planet biru ini. Dengan menggunakan teleskop Herschel, peneliti menemukan fakta bahwa kandungan deuterium di air komet tersebut sama dengan di Bumi. Deuterium yang ada di Komet Hartley 2 ini merupakan yang paling mirip dengan deuterium di BUmi, jika dibandingkan dengan komet-komet lain yang pernah ditemukan sebelumnya.

Al-Alim: Al-Quran Edisi Ilmu Pengetahuan


Penerbit: Al-Mizan (mizan.com)
 
Tahukah Anda bahwa Al-Quran memuat bukan saja dogma teologis (tentang Tuhan, Nabi, akhirat, dan lain-lain) dan seperangkat aturan fiqih (shalat, puasa, zakat, dan lain-lain) tetapi juga memuat prinsip-prinsip dan benih-benih ilmu pengetahuan?

Sadarkah Anda bahwa jumlah ayat-ayat kauniyah (ayat yang memuat fenomena kealaman) sekurang-kurangnya lima kali lipat lebih banyak daripada ayat-ayat fiqih? Tetapi, mengapa ulama dan umat Islam cenderung berfokus pada ayat-ayat fiqih (terbukti dari banyak dan beragamnya kitab fiqih) dan kurang memberi perhatian yang memadai terhadap ayat-ayat kauniyah (terlihat dari sedikitnya kitab-kitab seputar ilmu pengetahuan)?

Setetes Makna

Tanpa keberanian, engkau hanyalah ternak...

-- Pramoedya Ananta Toer