Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Iptek. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Oktober 2011

Sains: 14.000 Bintang Baru Terdeteksi

Nebula Carina, wilayah dimana 14.000 Bintang Baru terdeteksi

Ilmuwan NASA berhasil mendeteksi citra detail wilayah pembentukan bintang baru yang berjarak sangat jauh dari Bumi. Citra menakjubkan itu diambil dengan Chandra X Ray Observatory.
Berdasarkan publikasi Daily Mail, Minggu (16/10/2011), citra tersebut menunjukkan Nebula Carina, area lengan Sagitarius-Carina Bimasakti, di mana menjadi tempat kelahiran bintang-bintang baru. Sejauh ini, 14.000 bintang telah terdeteksi di area yang berjarak 7.500 juta tahun cahaya dari Bumi itu.

Jumat, 14 Oktober 2011

Sains: Partikel Yang Bergerak Lebih Cepat dari Cahaya


Para fisikawan di Laboratorium Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) di Geneva, Swiss, Jumat (23/9/2011) waktu setempat, mengumumkan keberhasilan mereka menemukan keberadaan partikel yang bisa bergerak lebih cepat daripada kecepatan cahaya.
Partikel yang disebut sebagai neutrino ini memiliki kecepatan 20 per 1 juta di atas kecepatan cahaya. Berdasarkan teori relativitas khusus yang dikemukakan Albert Einstein pada 1905, kecepatan cahaya mencapai 299.792 kilometer per detik atau yang sering dibulatkan menjadi 300.000 kilometer per detik. Ini merupakan kecepatan tertinggi di alam semesta. Neutrino merupakan partikel elementer yang memiliki massa sangat kecil, nyaris mendekati nol.

Senin, 10 Oktober 2011

Mahasiswa Unibraw Ciptakan Biskuit Tinggi Energi dari Ubi Jalar

Setelah bencana alam terjadi, salah satu kebutuhan yang sangat mendesak untuk disediakan adalah makanan bagi para korban. Pemberian makanan yang tepat, cepat dan dengan nutrisi lengkap sangat penting demi menunjang aktivitas para korban sehingga dapat memulihkan kondisi kesehatan dan mengurangi dampak negatif pasca bencana.

Pangan fungsional, salah satunya adalah biskuit, merupakan jawabannya. Pembuatan bahan pangan ini bisa menggunakan bahan dasar yang mempunyai aktivitas fisiologis dengan memberikan efek positif bagi kesehatan. Salah satunya adalah biskuit tinggi energi yang dibuat oleh Pendi Setyawan, mahasiswa fakultas pertanian Universitas Brawijaya, Malang.

Minggu, 09 Oktober 2011

NASA Pikat Anak-Anak Lewat Buku

Demi menumbuhkan minat anak-anak pada bidang teknik, matematika, teknologi dan ilmu pengetahuan, badan antariksa Amerika Serikat, NASA bekerjasama dengan penerbit membuat buku-buku bertema fiksi ilmiah. Jajaran buku yang dinamai "NASA Inspired Works of Fiction", akan diterbitkan bersama penerbit Tor-Forge Books. Penulisan buku akan dilakukan secara bersama-sama oleh antariksawan NASA dan penulis yang ditunjuk penerbit.

"Kesepakatan ini akan bermanfaat bagi masyarakat, demikian halnya bagi kami karena ini adalah cara yang inovatif untuk mengkomunikasikan pencapaian-pencapaian baik di masa lalu maupun masa kini, dan tetap bisa berkonsentrasi pada kebutuhan masa depan," kata Nona Cheeks, direktur bidang Kemitraan Inovatif di Goddard Space Flight Center milik NASA.

Misteri Buah Ajaib Terungkap

Oleh Agung Dwi Cahyadi 
 
Misteri Buah Ajaib Terungkap
Buah ajaib yang bentuknya seperti cranberi memiliki kemampuan untuk mengubah rasa makanan yang asam atau pahit menjadi manis. Misteri bagaimana buah tersebut mampu mengubah rasa telah berhasil dipecahkan ilmuwan baru-baru ini.

Buah ajaib ini merupakan buah dari tanaman Synsepalum dulcificum yang tumbuh secara alami di Afrika Barat. Khasiatnya yang bisa mengubah rasa makanan yang asam atau pahit menjadi manis sudah lama dikenal penduduk setempat. Namun, tim peneliti dari Jepang dan Perancis lah yang baru bisa menjelaskannya secara ilmiah.

Tim tersebut menumbuhkan sel ginjal manusia dalam sebuah cawan yang dirancang untuk memproduksi protein reseptor rasa manis. Mereka kemudian menambahkan bahan kimia yang menyebabkan sel-sel reseptor menyala ketika diaktifkan. Setelah itu miraculin, protein dalam buah ajaib yang berfungsi mengubah rasa menjadi manis, ditambahkan ke dalam cawan. Terakhir, ditambahkanlah beberapa zat yang memiliki tingkat keasaman (pH) berbeda.

Setelah diamati, miraculin ternyata memiliki tiga dampak berbeda pada reseptor. Pada tingkat keasaman rendah, efeknya terhadap reseptor amat kecil. Sementara pada tingkat keasaman sedang, miraculin mendorong reseptor untuk bereaksi. Dan pada tingkat keasaman tinggi reseptor secara otomatis aktif bereaksi.

Menurut para peneliti, perbedaan dampak itu terjadi karena protein miraculin berubah bentuk saat terkena asam. Semakin tinggi tingkat keasamannya, bentuknya akan semakin berubah. Karena protein terikat amat kuat pada reseptor di lidah manusia, perubahan bentuk protein miraculin mengubah cara resptor lidah bereaksi ketika asam masuk ke mulut. Singkatnya, semakin tinggi pH dalam suatu zat, seseorang akan merasakannya menjadi semakin manis.

Hasil riset yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences ini membuka kemungkinan diciptakannya pemanis buatan baru. Setelah cara kerja miraculin terungkap, para peneliti berupaya untuk membuat protein tersebut di laboratorium alih-alih hanya bergantung pada sumbernya di alam. (Sumber: Physorg)
 
nationalgeographic.co.id

Air Bumi Berasal dari Komet


Teori baru menyebutkan, air di Bumi diperkirakan berasal dari komet. Hal ini terungkap setelah, untuk pertama kalinya, peneliti menemukan Komet Hartley 2 memiliki kandungan air yang sama dengan di Bumi. Peneliti mengasumsikan teori baru kemunculan air di Bumi saat menemukan komet ini. Pembentukan planet merupakan proses yang sangat panas, jadi amat sulit untuk air dapat muncul di permukaan. Pendapat ini membuat penciptaan laut pada Bumi masih misteri. Dengan penemuan ini, maka ilmuwan berspekulasi bahwa komet membawa air dan menabrak Bumi saat sudah dingin.

Saat pembentukan, Bumi kering dan berbatu, kemudian komet membawa air yang menutupi sebagian besar planet biru ini. Dengan menggunakan teleskop Herschel, peneliti menemukan fakta bahwa kandungan deuterium di air komet tersebut sama dengan di Bumi. Deuterium yang ada di Komet Hartley 2 ini merupakan yang paling mirip dengan deuterium di BUmi, jika dibandingkan dengan komet-komet lain yang pernah ditemukan sebelumnya.

Kesehatan: Deteksi Penyakit Lewat Warna dan Bau Urin




Deteksi Penyakit Lewat Warna dan Bau Urin

Warna dan bau tertentu pada urin bisa menjadi tanda-tanda sejumlah penyakit, mulai dari infeksi sampai kanker.


Analisis terhadap urin untuk mengetahui kondisi kesehatan dilakukan lewat proses yang disebut "urinalisis". Proses tersebut dilakukan untuk mengetahui zat-zat yang terkandung dalam urin. Itulah sebabnya dokter kerap meminta pasien melakukan tes urin meski pasien tidak memiliki keluhan yang berkaitan dengan urin. Lewat urin, dokter dapat mengetahui berbagai hal yang terjadi di dalam tubuh.

Iptek: India Kembangkan Komputer Tablet 35 Dolar




India meluncurkan komputer tablet yang disebut-sebut sebagai yang termurah di dunia, dengan harga tersubsidi menjadi hanya 35 dolar. Tablet akan dijual kepada para pelajar, demi memperluas akses digital di negara tersebut.

Untuk tahap awal, komputer yang dinamai Aakash, yang berarti langit, ini akan diproduksi sebanyak 100.000 unit. Baru pada beberapa bulan kemudian jumlah ketersediaan perangkat akan ditingkatkan menjadi jutaan unit.

Setetes Makna

Tanpa keberanian, engkau hanyalah ternak...

-- Pramoedya Ananta Toer